Kamis, 28 Oktober 2010

Josh Nash, Inspirasi Di Film A Beautiful Mind

Film ini berada di posisi pertama dalam urutan film favorite ku,film yang sangat menyentuh tentang kegigihan seorang John Forbes Nash melawan penyakit mental Skizofrenia yang hingga kini belum diketahui pasti penyebabnya.
Beautiful mind merupakan film yang memenangkan beberapa nominasi Academy award dibintangi oleh Russell Crowe, Ed Harris, Jennifer Connelly, Christopher Plummer, dan Paul Bettany.
Film ini mengisahkan tentang ahli matematika genius John Forbes Nash yang berhasil menemukan konsep ekonomi yang kini banyak dijadikan sebagai dasar dari teori ekonomi kontenporer . John dengan gigih melawan Skizofrenia selama puluhan tahun dan akhirnya dapat meraih nobel di tahun 1994.

Augush Rush Is The Best Musical Film

hha.. nambah lagi nih koleksi film yang pernah saya tonton. adalah film august rush yang memilki alur cerita yang sangat dasyat. awalnya saya tidak tahu menahu dengan isi filmnya. dengan melihat judulnya, awalnya saya berpikir bahwa film ini bercerita tentang sosok. ternyata tidak. film ini mampu menginspirasi orang yang mau bermain musik. klimaks film ini meledak-0ledak bagaikan api..hhe lebay banget ya.... OK lah film ini saya nonton sendirian di kamar kost. namnya pondokan sanggalangi..hha narsis mode on.. gk penrlu panjang lebar (walupun drtdi dah lebar) begini isi ceritanya.

Kata Maaf Terakhir

hufff... setelah lama tidak menulis di blog ini. akibat kesibukan yang selama ini menjadi hambatan sehingga blog ini saya cueki. baiklah tulisan ini saya awali dengan kisah yang indah dengan menonton sebuah film keluarga yang sangat menyentuh. tapi terserah teman-teman bagaimana menanggapi film ini. begini kisahnya.

Keluarga adalah segalanya. Keluarga yang rukun akan selalu menjadi dambaan bagi setiap orang. Film bergenre drama ini mengangkat tema tentang keutuhan suatu keluarga. Disutradarai oleh Maruli Ara dan ditulis oleh Leila S. Chudori, film ini mengisahkan tentang kelurga Darma. (Tio Pakusadewo). Menjelang akhir dari hidupnya. Darma pun melakukan hal hal baik, seperti shalat lima waktu, puasa sebulan penuh, berhenti merokok dan hal hal baik lainnya termasuk mendapatkan maaf dari mantan istrinya Dania (Maia Estianty) dan kedua anaknya yaitu anaknya Reza (Ade Surya Akbar) dan Lara (Amanda) yang dulu ditinggalkannya karena Darma telah menghamili Alina (Kinaryosih), yang notabene adalah sahabat Dania.

Rabu, 22 September 2010

Mamasa Indah itu Rante Pongko’

Gereja toraja Mamasa Rante Pongko'

Pagi itu, Mamasa bagaikan alam mimpi. Suhu dingin, kabut yang masih menyelimuti lembah di sekitar kota, sinar matahari yang menembus kabut tampak lembut sungguh indah. Perjalanan kali ini dilaksanakan oleh Persekutuan Mahasiswa Kristen Fakultas Pertanian dan fakultas Kehutanan (PMK FAPERTAHUT UNHAS). Acara Bakti social kali ini memilih Mamasa tepatnya di desa Tondo Bakaru dusun rante Pongko’.
Sepanjang perjalanan, saya melihat Mamasa yang cantik dan masih asri. Pemandangan lembah, hutan, gereja, rumah adat, tanaman-tanaman berukuran besar dan unik mendominasi kanan dan kiri jalan. Walau jalan rusak dan rusak parah masih mendominasi, pemandangan indah tersebut masih menawan.
Panitia terFavorit
Mulai dari Mamasa, Balla, Tandukkalua, Sumarorong, Messawa, pemandangan yang tersaji cukup sama. Sungai Mamasa mengalir melewati daerah-daerah ini, sejalan dengan jalur yang kami lalui. Maklum saja, Mamasa adalah wilayah pegunungan. Ketinggian permukaannya rata-rata beberapa ratus meter hingga seribuan di atas permukaan laut. Ini sebabnya Mamasa selalu dingin dan sejuk serta banyak ditemukan pohon kakao di tempat ini.
Buat anda yang mudah mabuk darat, sebaiknya meminum antimo setengah jam sebelum perjalanan agar anda bisa tertidur nyenyak sepanjang perjalanan. Maklum, seperti kisah perjalanan pergi, rute Mamasa – Polewali adalah rute yang berkelok-kelok parah, kondisi jalanan bopeng-bopeng dan parahnya, rawan longsor. Saya sempat bertemu satu buah tanah longsor yang menutupi jalan utama yang kami lalui di wilayah Messawa. Untung, longsoran tersebut telah dibereskan oleh mesin backhoe yang ada di sebelah longsoran tersebut. Kami bisa melanjutkan perjalanan dech, bersama dengan antrian kendaraan lainnya.
penyerahan bibit

Rabu, 15 September 2010

Menabung di Bank?

tulisan ini adalah salah satu essay yang diikutsertakan dalam lomba menulis Essayt yang diadakan oleh Lembaga Simpan Pinjam (LPS). berikut tulisanya...

Apakah kita harus menabung uang sebanyak mungkin? Kalau kita pikir dengan menabung uang kita menyimpan kekayaan, pikir ulang. Suatu hari ada seorang yang tadinya miskin perlahan-lahan dengan bekerja keras berhasil menjadi kaya. Iapun ingin menikmati kekayaannya. Caranya? Dengan menabung.
Karena jaman dulu belum ada bank, ia menukar semua hartanya menjadi emas. Ia diam-diam menggali halaman rumah belakangnya, dan menimbun emasnya di situ. Saat dia ingin menikmati kekayaannya, ia pergi ke belakang rumah, menggali harta karunnya, dan menikmati pemandangan tumpukan emas. Demikian ia lakukan untuk menikmati kekayaannya.
Suatu hari seorang pembantunya mencurigai dan membuntuti tuannya itu. Dan ia mengetahui apa yang terjadi. Tengah malam ia berhasil menggali dan mencuri harta karun tuannya, dan kabur di kegelapan malam. Suatu saat tuannya kembali, dan betapa kagetnya saat ia menemukan emasnya sudah tiada.
Iapun menangis meraung-raung. Sampai seorang tetanggapun datang. Setelah ia menceritakan kemalangannya, tetangganya memberikan saran. “Mengapa engkau tidak mengambil batu-batu dan mengisinya ke lubang ini. Tiaphari anda bayangkan batu itu emas.”

Selasa, 14 September 2010

3 IPA ASSISI


Memories of The Third Natural Scientist Of Knowledge
Ketika kabar itu tersebar, banyak yang mengiyakan untuk ikut. Ketika hal itu meluas banyak yang menggebu-gebu ingin ketemu. Tapi ketika hal itu terjadi segelintir orang yang bisa hadir. Teman seperjuanagn semasa SMA yang telah menyepakati komitmen akan reunian kala libur tiba, tak menepati komitmen itu.
Tulisan ini kumulai ketika usahaku untuk mempertemukan kawan SMA ku. Berbagai cara telah aku lakukan, mulai dari FaceBook, SMS, telepon bahkan chatting sekalipun. Namanya juga manusia, tidak ada yang sempurna. Apa yang kita harapkan tidak semulus dengan apa yang terjadi. Maka kami sepakat untuk ketemuan tgl 17 Juli 2010. Awalnya pertemuan dimulai di siantar. Tapi rencana yang di siantar sia-sia karena satu dan dua hal. Maka aku berangkat ke medan karena teman yang ada di medan lebih kooperatif untuk ketemuan dengan aku dan mengenang keindahan saat SMA dulu.

Selasa, 07 September 2010

Sejarah Marga Pasaribu


Marga adalah kelompok kekerabatan menurut garis keturunan ayah (patrilineal) Sistem kekerabatan patrilineal menentukan garis keturunan selalu dihubungkan dengan anak laki laki. Seorang Batak merasa hidupnya lengkap jika ia telah memiliki anak laki laki yang meneruskan marganya. Sesama satu marga dilarang saling mengawini, dan sesama marga disebut dalam Dalihan Na Tolu disebut Dongan Tubu. 

TAROMBO adalah silsilah, asal usul menurut garis keturunan ayah. Dengan tarombo seorang Batak mengetahui posisinya dalam marga. Bila orang Batak berkenalan pertama kali, biasanya mereka saling tanya Marga dan Tarombo. Hal tersebut dilakukan untuk saling mengetahui apakah mereka saling “mardongan sabutuha” (semarga) dengan panggilan “ampara” atau “marhula- hula” dengan panggilan “lae/tulang”. Dengan tarombo, seseorang mengetahui apakah ia harus memanggil “Namboru” (adik perempuan ayah/bibi), “Amangboru/Makela”,(suami dari adik ayah/Om) “Bapatua/Amanganggi/Amanguda” (abang/adik ayah), “Ito/boto” (kakak/ adik), PARIBAN atau BORU TULANG (putri dari saudara laki laki ibu) yang dapat kita jadikan istri, dst 
Begitu juga dengan Pasaribu punya asal-usul yang belum tentu semua orang mengetahuinya. berikut tarombo marga pasaribu : 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...