Tampilkan postingan dengan label identitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label identitas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Januari 2014

Sebuah “Kado” Untuk Adlin


Sebelumnya saya memiliki segudang ide untuk menulis dalam berbagai topik. Tapi tidak pernah sempat untuk menulisnya disamping pekerjaan yang seabrek di kantor. Pergi kerja jam 07.00 pagi pulang kerja biasanya jam 07.00 atau jam 08.00 malam. Itu juga kalau tiba di kamar langsung ambil posisi enak untuk tidur dan menunggu besoknya lagi untuk rutinitas kantor.

Kenangan Waktu Magang

Rabu, 06 Juni 2012

Asal Muasal Penurunan SPP Unhas



Pasalnya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) akan diturunkan hingga Rp. 300.000/tahun yang berarti setiap semester akan diturunkan Rp.150.000, Penurunan pembayaran tersebut diakibatkan adanya Bantuan  Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) yang dikucurkan oleh Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan (KEMENDIKBUD). BOPTN adalah bantuan operasional kepada perguruan tinggi yang akan diberikan pada perguruan tinggi tahun ini, sesuai dengan rancangan undang undang perguruan tinggi yang tak lama lagi akan disahkan. BOPTN ini sama dengan bantuan operasional sekolah yang digunakan untuk menutup biaya operasional hingga membayar gaji pengajar yang pemberiannya sesuai dengan jumlah mahasiswa dalam satu universitas. Adapun item yang diberi bantuan seperti bantuan  kemahasiswaan alat alat perpustakaan, pengadaan alat2 praktik, Pengabdian masyarakat, kegiatan kemahasiswaan,. Kepala Hubungan Masyarakat (HUMAS) Universitas Hasanuddin, M Dahlan Abubakar menuturkan bahwa dari hasil rapat koordinasi rektor Unhas  SPP tersebut diputuskan turun sebanyak Rp. 300.000 “menurut bapak rektor pengurangan hingga Rp 300.000 per tahun. namun guna semakin memperjelas aturan tersebut maka akan  diputuskan pada rapat Senat 11 Juni Nanti” ujarnya.

Rabu, 28 Maret 2012

Kegagalan Menjadi Motivasi

Kegagalan dalam hidup saya adalah ketika saya gagal mendapatkan beasiswa untuk belajar ke Amerika. Waktu itu saya optimis sekali akan diterima. nama dari beasiswa itu adalah IELSP. kegiatannya adalah belajar di Amerika dan mendalami kebudayaan di Amerika. saya sangat antusias mempersiapkan segala sesuatunya. mulai dari surat rekomendasi, motivation letter sampai dengan TOEFL Test. Setelah merasa siap dengan semua kelngkapan beasiswa itu saya pun mengirimkan formulir saya melalui kantor pos. Satu bulan sudah saya menunggu akhirnya pengumuman siapa-siapa yang lulus keluar. Ternyata saya tidak lulus dan tidak mendapat pemberitahuan untuk lanjut seleksi berikutnya. 

Keberhasilan yang Pernah Saya Raih

Keberhasilan dalam hidup saya adalah ketika saya bisa lulus di perguruan tinggi negeri. Dulu, semenjak lulus dari SMP saya bercita-cita ingin lanjut di sebuah sekolah negeri. pada saat kelulusan SMP saya mendaftrakan diri saya di sekolah negeri. namun sayang pada saat pengumuman, nama saya tidak ada dalam urutan nama-nama yang lolos di sekolah itu. akhirnya orangtua saya memilih mendaftarakan saya ke sekolah swasta yaitu SMA swasta Katolik ASsisi karena waktu untuk mendaftar di sekolah negeri lainnya sudah tertutup. mau tidak mau saya sekolah di SMA itu. 

Tapi dalam hati saya ketika kuliah nanti saya akan dan harus kuliah di perguruan tinggi negeri. Semangat itu yang selalu saya tanamankan dalam hati saya sehingga saya selalu tyermotuvasi belajar. buktinya saya selalu juara di kelas. Oleh karena itu saya sellalu menjaga motivasi itu dan menyimpannya sehingga ketika pendaftaran SNMPTN saya bisa lulus di Universitas Hasanuddin Makassar. 

Pendapat Orang Tentang Hery Pasaribu

sEDIKIT NARSIS.. BERIKUT TANGGAPAN ORANG-ORANG DI SEKITARKU TENTANG SAYA..HHE...

Nurdiyah (MAhasiswa Agronomi Angkatan 2009) :"K'Hery itu baik"
Nurwanti (Mahasiswa Agronomi Angkatan 2008) : "Hery itu perantau dari Medan"
Ika Fitri (Mahasiswa Agronomi Angkatan 2008) : "Hery itu suka sekali makan dan tukang makan"
Heraniati (Mahasiswa Agronomi Angkatan 2008) : "Orangnya suka makan coto dan sangat tertarik dalam dunia jurnalistik"
Nani Paidjo (Mahaiswa Agronomi Angkatan 2009) : "Orangnya terlalu sibuk. abang baik dan baik juga deh.."

Rabu, 07 Maret 2012

Jeritan Orangtua


Disaat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu, maklumilah diriku. Disaat daku menumpahkan kuah sayuran dibajuku, disaat aku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu, ingatlah saat aku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya. Saat aku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu, bersabarlah mendengarkanku, jangan memotong ucapanku. Dimasa kecilmu, aku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Disaat aku membutuhkanmu untuk memandikanku, janganlah menyalahkanku. Ingatkah dimasa kecilmu bagaimana aku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?. Disaat aku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi moderen, janganlah menertawaiku. Renungkanlah bagaimana aku dengan sabarnya menjawab setiap “mengapa” yang engkau ajukan di saat itu.

Minggu, 25 September 2011

Iuran Tanpa Landasan



Saat mengurus KRS semester lalu, beberapa Jurusan membuat aturan tambahan yaitu membayar iuran himpunan. Ternyata penyetoran iuran ini tidak mendapat restu dari rektorat. 

Awal Semester genap Tahun Ajaran (TA) 2011 telah dimulai, aktivitas perkuliahan pun telah berjalan seperti biasanya. Kegiatan himpunan yang sempat tersendat, kini mulai jalan lagi sepulangnya para anggota dari aktivitas liburnya. Namun disela-sela liburan, ada saja lembaga yang mempersiapkan kegiatanya untuk mencari dana.
Contohnya saja di Himpunan Mahasiswa Sastra Asia Barat (Himab) Untuk mendapatkan dana kegiatan mereka mengajukan berbagai proposal ke berbagai Instansi. Dan bahkan untuk mencukupi dana yang kurang, pada saat pengurusan Kartu Rencana Studi (KRS) semester lalu mereka meminta kerjasama dengan Jurusan untuk memungut iuran himpunan.

Rabu, 16 Februari 2011

Siklus Identitas Selalu Bekerja

Kebersamaan saat di dunkin Donut bersama laskar MUFRIDAH
 Tidak terasa, kehadiranku di identitas sudah hampir tiga tahun. Dulu saya menjajaki karier jurnalistik di identitas. Awalnya saya tidak tahu apa-apa mengenai dunia jurnalistik. Tapi bukan tentang jurnalistik yang mau saya ceritakan dalam tulisan ini. Begini, seperti hidup dan mati. Siklus hidup dan mati terasa nyata sekali dalam kehidupan kita sehari-hari. Tapi di identitas bukan kematian yang saya dapati tapi kepergian yang selalu berulang setiap tahunya.

Siklus di identitas yang sangat terasa sekali ketika magang mulai memasuki identitas. Awalnya ketika saya masuk ke identitas, saya belum merasakan siklus itu. Saya hanya datang belajar dan menunaikan kewajiban. Belum ada rasa memilki akan identitas. Entah kenapa mala ini saya merasa ingin sekali mencurahkan isi hatiku tentang identitas.

Kamis, 02 Desember 2010

Cerita Senja Kala di Identitas

tiga serangkai yang nyasar di transtudio, karena gagal misi akhirnya fot0-foto, thanks untuk fotografernya, mifda tambah imutt...

ini foto paling gak jelas, kalau liat gambar ini kalian pasti memiringkan kelapa, eh salah kepala maksudnya.hhe

gaya sok tidak lihat kamerAa, begitulah gaya anak identitas yang berstatus reporter ini. kalau udah ada mifda n pacarnya (kameranya) pasti bawaanya pengen di jepret terus. ampe kehabisan gaya.. haha
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...