Kamis, 05 Mei 2011

Perrjalanan Hidupku


Mendengar kalimat “who am I ?“ yang dalam  bahasa Indonesia berarti “ siapa saya ?” yang terlintas di benak saya adalah film Jackie Chan yang berjudul serupa. Film ini berkisah tentang seorang lelaki yang amnesia karena sebuah kecelakaan dan berjuang untuk mencari tahu siapa sebenarnya dirinya. Kisah lelaki ini memiliki kemiripan dengan kisah saya yang sedang berjuang untuk mencari tahu jati diri saya, tapi perbedaannya saya tidak amnesia. Saat ini saya sedang mencari tahu siapa saya sebenarnya, untuk apa saya ada dan akan kemana tujuan hidup saya nantinya. Tidak ada yang tahu pasti jawaban semua pertanyaan tersebut bahkan saya sendiri, saya hanya bisa merencanakan dan berharap. Tetapi sesungguhnya, yang terpenting bukanlah jawaban dari pertanyaan tersebut melainkan bagaimana cara menentukan dan melewati jalan yang benar agar sampai di tujuan yang saya harapkan.

Kamis, 14 April 2011

Jalan Tikus Dapatkan Uang

Beberapa waktu lalu saya mendapat sms dari seorang teman. Isi sms nya adalah “yang sabar ya, kita gk lulus mendapatkan ********”. Dalam hatiku, ya sudahlah mungkin belum rezeki. Tapi sepertinya teman saya agak merasa jengkel dengan ketidaklulusannya itu. Katanya semua persyaratan sudah dia sepakati dan tidak ada satupun yang luput. Ketika mengumpulkan berkasnya, dia merasa optimis untuk mendapatkan ******** itu. 

KetikA melihat pengumuman itu, hatinya seperti tidak terima melihat beberapa nama yang dia sangka tidak akan lulus karena beberapa persyaratan yang dia tahu tidak dipenuhi dan bahkan lewat dari deadline pengumpulan berkas oleh si penerima ******** dan dia juga melihat nama yang dia tahu tidak pernah mengurus ******** itu namun terpampang namanya sebagai penerima ********.

Sabtu, 26 Maret 2011

Sehat itu Mahal Kawan

Apakah kalian tahu apa yang saya harapkan ketika bangun pagi? Apakah kalian tahu apa yang saya harapkan ketika melihat cerminan wajah saya di kaca? Tak perlu muluk-muluk teman, saya hanya berharap ketika bangun pagi dan saya membuang air seni yang saya harapkan adalah warna kencing saya berwarna putih. Yang saya harapkan juga ketika melihat wajah saya di cermin adalah ketika melihat mata saya tidak berwarna kuning lagi.

Namun, 2 minggu berselang  yang saya harapkan ini belum muncul juga. Setiap pagi yang saya lihat hanya kencing yang berwarna kuning dan mata saya yang berwarna kuning.  Uh… nyesal juga punya penyakit seperti. 

Jumat, 25 Februari 2011

Sekapur Sirih dari Kampung

Nyaman dan tenang adalah sekelompok rasa yang tak dapat dihindari ketika berada di kamppung. Tak ayal banyak yang ingin me Refresh diri ke kampung yang ASRI.


Kedua orangtuaku bersama dengan adekku Ando
PAGI itu, saat matahari masih enggan menampakkan dirinya dari ufuk timur, aku masih berada diatas tempat tidur. Serasa tak ingin bangun karena mimpi yang dari tadi menghiburku masih menari-nari didalam otakku. Tapi kegiatan yang memaksaku untuk diselesaikan pagi itu, makanya aku beranjak dari singgasanaku dan mulai duduk kemudian melipat tangan, menutup mata dan sedikit menundukkan kepala. Aku meminta agar sang pencipta tetap mengasihiku dan keluargaku. Tak lupa juga aku mensyukuri nikmatnya hidup yang Ia beri dan kenyamanan untuk tidur sepanjang malam dan memulai hari dengan berkatNya.

Kamis, 24 Februari 2011

Sakit ini Untuk Siapa?


DUA hari ini saya mengalami penurunan kestabilan tubuh yang drastis. Itu mulai terjadi sekitar dua hari yang lalu. Jadwalku memang sangat padat hari itu. Mulai dari kuliah pagi yang dimulai pukul 07.10 bersambung terus sampai dengan sorenya saya melakukan aktivitas praktikum. Tidak hanya sampai praktikum, setelah itu saya beserta kru identitas Unhas  berangkat ke Universitas Negeri Makassar untuk mengadakan diskusi Laporan Utama-kebetulan saya dan rekan saya  Fadli jadi koordinatornya. Jadi mau tidak mau saya jadi promotor atas diskusi itu. 

Rabu, 16 Februari 2011

Siklus Identitas Selalu Bekerja

Kebersamaan saat di dunkin Donut bersama laskar MUFRIDAH
 Tidak terasa, kehadiranku di identitas sudah hampir tiga tahun. Dulu saya menjajaki karier jurnalistik di identitas. Awalnya saya tidak tahu apa-apa mengenai dunia jurnalistik. Tapi bukan tentang jurnalistik yang mau saya ceritakan dalam tulisan ini. Begini, seperti hidup dan mati. Siklus hidup dan mati terasa nyata sekali dalam kehidupan kita sehari-hari. Tapi di identitas bukan kematian yang saya dapati tapi kepergian yang selalu berulang setiap tahunya.

Siklus di identitas yang sangat terasa sekali ketika magang mulai memasuki identitas. Awalnya ketika saya masuk ke identitas, saya belum merasakan siklus itu. Saya hanya datang belajar dan menunaikan kewajiban. Belum ada rasa memilki akan identitas. Entah kenapa mala ini saya merasa ingin sekali mencurahkan isi hatiku tentang identitas.

Minggu, 13 Februari 2011

Antara Aku, Kau dan Valentinku


Hmm,, kata orang hari ini valentine. Kata orang hari ini semua menebar kasih sayang dengan orang yang dicintai. Kata orang juga hari ini adalah hari yang sangat berbahagia.
Kemarin, waktu pulang gereja, seorang teman brecerita kepada saya bahwa hari ini, tepat pada hari valentine ini dia akan menyatakan cinta dengan orang yang dia suka. Saya bertanya kenapa harus di hari valentine. Teman itu menjawab, supaya momen kasih sayangnya dapat, katanya. Saya pun menghujaninya dengan berbagai pertanyaan. Lalu, bagaimana jika dia menolakmu apakah kau masih mengatakan bahwa hari valentine itu hari kasih sayang?. Dia terdiam sejenak dan kembali menjawab dengan tersenyum tersipu, “saya akan berhenti memikirkan cinta dan fokus pada pelajaran, “ jawabnya seraya tersenyum.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...