Kamis, 24 Februari 2011

Sakit ini Untuk Siapa?


DUA hari ini saya mengalami penurunan kestabilan tubuh yang drastis. Itu mulai terjadi sekitar dua hari yang lalu. Jadwalku memang sangat padat hari itu. Mulai dari kuliah pagi yang dimulai pukul 07.10 bersambung terus sampai dengan sorenya saya melakukan aktivitas praktikum. Tidak hanya sampai praktikum, setelah itu saya beserta kru identitas Unhas  berangkat ke Universitas Negeri Makassar untuk mengadakan diskusi Laporan Utama-kebetulan saya dan rekan saya  Fadli jadi koordinatornya. Jadi mau tidak mau saya jadi promotor atas diskusi itu. 

Rabu, 16 Februari 2011

Siklus Identitas Selalu Bekerja

Kebersamaan saat di dunkin Donut bersama laskar MUFRIDAH
 Tidak terasa, kehadiranku di identitas sudah hampir tiga tahun. Dulu saya menjajaki karier jurnalistik di identitas. Awalnya saya tidak tahu apa-apa mengenai dunia jurnalistik. Tapi bukan tentang jurnalistik yang mau saya ceritakan dalam tulisan ini. Begini, seperti hidup dan mati. Siklus hidup dan mati terasa nyata sekali dalam kehidupan kita sehari-hari. Tapi di identitas bukan kematian yang saya dapati tapi kepergian yang selalu berulang setiap tahunya.

Siklus di identitas yang sangat terasa sekali ketika magang mulai memasuki identitas. Awalnya ketika saya masuk ke identitas, saya belum merasakan siklus itu. Saya hanya datang belajar dan menunaikan kewajiban. Belum ada rasa memilki akan identitas. Entah kenapa mala ini saya merasa ingin sekali mencurahkan isi hatiku tentang identitas.

Minggu, 13 Februari 2011

Antara Aku, Kau dan Valentinku


Hmm,, kata orang hari ini valentine. Kata orang hari ini semua menebar kasih sayang dengan orang yang dicintai. Kata orang juga hari ini adalah hari yang sangat berbahagia.
Kemarin, waktu pulang gereja, seorang teman brecerita kepada saya bahwa hari ini, tepat pada hari valentine ini dia akan menyatakan cinta dengan orang yang dia suka. Saya bertanya kenapa harus di hari valentine. Teman itu menjawab, supaya momen kasih sayangnya dapat, katanya. Saya pun menghujaninya dengan berbagai pertanyaan. Lalu, bagaimana jika dia menolakmu apakah kau masih mengatakan bahwa hari valentine itu hari kasih sayang?. Dia terdiam sejenak dan kembali menjawab dengan tersenyum tersipu, “saya akan berhenti memikirkan cinta dan fokus pada pelajaran, “ jawabnya seraya tersenyum.

Jumat, 11 Februari 2011

Lagi Jengkel Sama Orang Sok


Aku punya temen, sebut saja dia Kampret. Aku juga nggak tau sejarahnya aku sampe bisa kenal sama Kampret. sumpah, orangnya SOK sekali.

Aku akuin, aku emang nggak pintar, dan itu emang udah aku sadarin dari dulu. makanya nggak usah ngejek! aku tau kamu pinter, tapi please, nggak usah segitunya ya.

Senin, 31 Januari 2011

33 hal tentang cowok

ini ada beberapa tips buat cewek-cewek yang lagi PDKT sama cowok atau bagi cewek-cewek yang mau tahu semua tentang cowok.

1. Cowo sesungguhnya ngga ngeliat cewe itu cantik ato ngga, tp mereka lebih cenderung ngeliat cewe yg rapi dan anggun.

2. Cowo ngga suka ma yg genit.

3. Ketika cowo bilang klo dia ngga ngerti kamu, scara gamblang itu brarti kamu ngga berpikir seperti yg dia pikir.

4. Cowo mungkin aja ber-genit2 ria sepanjang hari, tp sebelum mereka tidur mereka selalu memikirkan cewe yg bner2 mereka sayang.

5. Ketika seorang cowo bner2 menyayangimu, dia akan melupakan semua karakter jelek mu.

6. Cowo tergila2 ama yang namanya senyuman cewe.

7. Cowo akan melakukan apapun juga hanya tuk ngedapetin perhatian cewe (yg di taksir).

8. Jika kamu menyentuh hati cowo, maka tuh cowo akan berkorban apa aja buat kamu.

9. Jika seorang cewe bilang "ngga", cowo akan mendengarnya sebagai "coba lagi besok"....it's so true!

10. Kamu harus ungkapin apa yg bner2 kamu mau sebelum cowo melakukan apa yg kamu mau.

Hati Seorang Ayah

Kupersembahkan tulisan ini untuk sahabatku yang baru saja kehilangan ayahnya..

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?" Demikian pertanyaannya, ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : "Sebab aku Laki-laki." Itulah jawaban

Ayahnya. Anak wanita itu berguman : " Aku tidak mengerti."

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya mengatakan : "Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki."

Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri Ibunya lalu bertanya :"Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?"

Ibunya menjawab: "Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar-benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian."

Selasa, 11 Januari 2011

Glokalitas Pers Mahasiswa


Minggu (9/1), saya beserta dua rekan saya Fadli dan Hardianti berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Pekan Nasional Pers Mahasiswa (Pena Emas).  Kami adalah perwakilan dari Penerbitan Kampus (PK)  identitas Universitas Hasanuddin. Kali ini yang menjadi tuan rumah perhelatan Pers Mahasiswa ini adalah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Didaktika, Universitas Negeri Jakarta.  Setelah sebelumnya dieselenggarakan oleh UKPM Catatan Kaki, Unhas, Makassar. Kegiatan ini akan digelar pada tanggal 10-17 Januari 2011.
Kegiatan yang dihadiri oleh 18 LPM se-Indonseia ini mengambil tema “Glokalitas Pers Mahasiswa”. Tema ini diangkat dengan maksud bagaimana memaknai pers mahasiswa untuk dapat berpikir global dan bertindak lokal.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...